HMK WRAPPED: Jejak Perjalanan Kabinet Crystallize
Tak terasa, masa kepengurusan Kabinet Crystallize HMK UB kini telah berada di penghujung perjalanan. Satu periode yang diisi dengan proses panjang, tawa, diskusi tanpa henti, hingga momen bahagia saat setiap program kerja berhasil direalisasikan. HMK wrapped hadir sebagai rangkuman perjalanan tersebut sebuah kilas balik atas apa yang telah dilalui, dikerjakan, dan dipelajari bersama.
Sepanjang satu periode kepengurusan, Kabinet Crystallize berhasil merealisasikan berbagai program kerja unggulan. Salah satu yang menjadi sorotan adalah Brawijaya Chemistry Week (BCW). BCW menjadi wadah kolaborasi lintas divisi dengan rangkaian agenda yang beragam dan berdampak luas. Di dalam BCW, Divisi LBI menyelenggarakan Seminar Nasional yang menghadirkan pemateri kompeten dan membuka wawasan mahasiswa mengenai isu-isu terkini di bidang kimia. Divisi Medinfo turut berkontribusi melalui Digital Poster Competition, yang menjadi ruang kreativitas sekaligus kompetisi akademik bagi mahasiswa. Dari Divisi Kealumnian, terselenggara Sarasehan Alumni yang mempertemukan mahasiswa dengan alumni untuk berbagi pengalaman, cerita, dan pandangan. Sementara itu, Divisi Ekraf menghadirkan Entrepreneur Talkshow yang membahas peluang kewirausahaan berbasis kimia. Tak hanya itu, Divisi PSDM juga menjalankan Career Training Center (CTC): TOEFL Preparation, sebagai bentuk dukungan HMK UB dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi kebutuhan akademik.
Selain BCW, HMK UB juga melaksanakan program kerja Studi Banding sebagai sarana bertukar wawasan dan pengalaman organisasi dengan himpunan dari universitas lain. Program ini menjadi momentum pembelajaran bersama untuk melihat praktik organisasi dari sudut pandang yang berbeda.
Program kerja lain yang tak kalah berkesan adalah SULFAT, sebuah perlombaan kompetitif antar angkatan dalam cabang olahraga dan seni yang melibatkan seluruh angkatan aktif serta alumni warga Kimia. SULFAT bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga menjadi ajang mempererat rasa kekeluargaan dan solidaritas lintas generasi.
Sebagai bentuk komitmen HMK UB dalam mempersiapkan masa depan mahasiswa, Chemistry Career Day (CCD) hadir sebagai rangkaian kegiatan pembekalan wawasan karier dan kewirausahaan. CCD mencakup beberapa agenda utama, yaitu Career Training Center, Sarasehan Alumni, Entrepreneur Talkshow, serta Study Excursion berupa kunjungan industri ke perusahaan berbasis kimia. Melalui CCD, mahasiswa tidak hanya memperoleh gambaran dunia kerja, tetapi juga kesempatan untuk belajar langsung dari praktisi dan alumni.
Tentu saja, di balik program-program besar tersebut, masih banyak program kerja lain yang turut mengisi perjalanan Kabinet Crystallize. Setiap agenda memiliki cerita, tantangan, dan makna tersendiri bagi para pengurus yang terlibat di dalamnya.
Di balik suksesnya berbagai program kerja, terdapat proses panjang yang dijalani oleh para pengurus HMK UB. Mochamad Rizki, selaku Ketua Himpunan, menyampaikan bahwa pencapaian terbesarnya adalah mampu menjaga HMK UB tetap menjadi rumah bagi seluruh kebutuhan mahasiswa Kimia.
“HMK UB yang tetap dikelilingi oleh orang-orang yang cerdas dalam berpikir, ikhlas dalam memikul, dan berani dalam merealisasikan. Nama kabinet bukan sekadar nama, tapi jejak nilai, arah, dan tanggung jawab yang akan terus hidup,” ungkapnya.
Pengalaman seru juga dirasakan oleh Aprilia Dwi, Unit Koordinator Divisi Humas. Ia mengungkapkan bahwa koordinasi hingga larut waktu bersama tim menjadi momen yang melelahkan namun sangat berkesan. Rasa capek justru terbayar dengan suasana kekeluargaan dan kekompakan antar pengurus.
Deary Putri selaku Unit Koordinator MnB juga menyampaikan kesan selama menjadi pengurus di HMK dimana ia mendapat pengalaman dengan merasakan hal seru dan lelah yang berbarengan saat mengurus program kerja dan memantau unit yang dipimpinnya.
Dari sisi Siti Rahma selaku Ketua Divisi PJMO mengaku banyak merasakan dinamika emosi selama menjabat. Mulai dari rasa kesal, marah, hingga sedih, semuanya bercampur dengan rasa syukur dan kebahagiaan. Salah satu momen paling berkesan baginya adalah saat farewell party, melihat para pengurus menikmati acara dengan penuh kebahagiaan.
Kusuma Wulandari Ketua Divisi Kealumnian, juga membagikan pengalamannya selama mengemban amanah. Proses panjang, rasa ragu, hingga burnout menjadi bagian dari perjalanan. Namun, setiap program kerja memiliki kesan tersendiri mulai dari Sarasehan Alumni di BCW, pembaruan database alumni, hingga Chemgrad yang terasa semakin hidup berkat antusiasme peserta.
Tak hanya para koordinator dan ketua divisi, pengalaman berproses juga dirasakan oleh para staf. Namira Paramitha Putri dari Divisi LBI mengungkapkan bahwa menjadi staf memberinya banyak pelajaran tentang disiplin, tanggung jawab, manajemen waktu, dan kerja sama tim. Meskipun sempat khawatir tidak mampu membagi waktu, pengalaman berorganisasi justru membantunya keluar dari zona nyaman.
Hal serupa disampaikan oleh Syakiilah Novika Anggraini dari Divisi Ekraf. Bergabung sebagai staf menjadi pengalaman baru yang penuh cerita. Rasa lelah terbayar dengan suasana yang hangat, bonding yang kuat, serta momen kebersamaan yang terasa seperti keluarga.
Muhammad Raihan Fadhilah staf Divisi PSDM juga menyampaikan, menjadi staf di HMK UB merupakan pengalaman yang menyenangkan karena mendapatkan banyak pengalaman baru dan seru sekaligus mendapatkan relasi yang lebih luas. Raihan yang selama menjadi staf dipercaya menjadi penanggungjawab Jaket Kimia mendapatkan pengalaman yang sangat berharga dan berkesan karena dapat berkontribusi dalam menyediakan identitas bagi mahasiswa kimia UB.
Dari Siti Meisya Ainayah Alfatihah yang merupakan staf Divisi Medinfo merasa menjadi staf HMK merupakan pengalaman yang seru dan berkesan karena bisa merasakan dunia organisasi kampus sekaligus menambah relasi. Ia yang awalnya bergabung karena ingin mencoba hal baru membuat hal ini menjadi pengalaman yang membuatnya termotivasi untuk terus berkembang kedepannya.
HMK wrapped bukan sekadar rangkuman program kerja, tetapi potret perjalanan sebuah kepengurusan yang diwarnai oleh proses, pembelajaran, dan kebersamaan. Kabinet Crystallize telah meninggalkan jejak dalam setiap agenda, tawa, dan kerja keras yang tercurah selama satu periode. Sebagaimana harapan yang disampaikan, semoga HMK UB ke depannya tetap berjalan dengan nilai Cerdas, Ikhlas, dan Berani.
Terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pengurus Kabinet Crystallize, panitia, alumni, serta seluruh warga Kimia Universitas Brawijaya yang telah membersamai setiap langkah perjalanan ini. Terima kasih atas waktu, tenaga, ide, dan hati yang dicurahkan. Sampai jumpa di cerita HMK berikutnya.